Table of contents

Mencari cara custom dan mapping domain Odoo sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Kalau database Odoo milikmu masih menggunakan alamat bawaan seperti namaperusahaan.odoo.com, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menggantinya dengan domain bisnis sendiri agar tampil lebih profesional. 

Selain memperkuat branding, langkah ini juga membantu pengelolaan website, portal pelanggan, hingga optimasi SEO menjadi lebih rapi. 

Pada tutorial ini, kamu akan mempelajari prosesnya secara bertahap, mulai dari pengaturan di dashboard Odoo, konfigurasi DNS di Member Area IDwebhost, sampai verifikasi domain dan aktivasi SSL agar website bisa diakses menggunakan domain pilihanmu.

Panduan Setting Awal Akun Odoo

Sebelum melakukan konfigurasi DNS, kamu perlu memberi tahu Odoo bahwa website akan menggunakan domain milik sendiri.

Ikuti langkah-langkah berikut:

#1. Login ke akun Odoo

Buka browser, kemudian masuk ke dashboard Odoo menggunakan akun yang memiliki hak akses administrator.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

#2. Masuk ke menu Database Saya

Setelah berhasil login, arahkan kursor ke pojok kanan atas kemudian pilih My Databases atau Database Saya.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

Di halaman ini akan muncul seluruh database yang sudah kamu buat sebelumnya.

#3. Pilih database yang akan digunakan

Klik database yang ingin dihubungkan dengan domain custom.

Selanjutnya pilih menu Nama Domain.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

#4. Aktifkan opsi menggunakan domain sendiri

Sebuah jendela pengaturan akan muncul.

Pilih opsi:

Use my own domain atau Gunakan domain saya sendiri.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

#5. Masukkan nama domain

Masukkan nama domain secara lengkap.

Contohnya:

www.jualan.my.id
Cara Custom & Mapping Domain Odoo

Kalau kamu menggunakan subdomain lain, cukup sesuaikan dengan kebutuhan, misalnya:

erp.domainkamu.com
portal.domainkamu.com
shop.domainkamu.com

Setelah selesai, jangan tutup halaman ini terlebih dahulu karena nanti akan digunakan kembali saat proses verifikasi.

Cara Konfigurasi DNS di Member Area IDwebhost

Setelah konfigurasi awal di Odoo selesai, sekarang saatnya menghubungkan domain melalui DNS.

#1. Login ke Member Area IDwebhost

Buka tab baru kemudian login ke Member Area IDwebhost.

Selanjutnya pilih domain yang akan digunakan.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

#2. Masuk ke DNS Management

Pada halaman domain, pilih menu:

DNS Management

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

Di sinilah seluruh record DNS dapat dikelola.

#3. Pastikan nameserver sudah benar

Apabila muncul pemberitahuan bahwa domain belum menggunakan DNS Management IDwebhost, lakukan perubahan nameserver terlebih dahulu.

Gunakan nameserver berikut:

ns1.idwebhost.id
ns2.idwebhost.id
Cara Custom & Mapping Domain Odoo

Jika muncul tombol Ubah NS Sekarang, klik tombol tersebut lalu ikuti petunjuk sampai perubahan berhasil disimpan.

Tips: Perubahan nameserver biasanya membutuhkan waktu propagasi. Jadi apabila menu DNS belum langsung aktif, tunggu beberapa saat sebelum melanjutkan.

#4. Tambahkan CNAME Record

Jika nameserver sudah aktif, klik:

Add New Record

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

Kemudian isi data berikut.

Kolom

Nilai

Host Name

www

Record Type

CNAME

Address

tanaman1.odoo.com

Pada contoh di atas, tanaman1.odoo.com adalah alamat database Odoo.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

Kalau database milikmu memiliki alamat berbeda, gunakan alamat tersebut sebagai tujuan CNAME.

#5. Simpan konfigurasi

Klik:

Save Changes

Seluruh konfigurasi DNS sekarang sudah selesai.

Cara Verifikasi Domain di Odoo

Setelah DNS berhasil dikonfigurasi, jangan terburu-buru melakukan pengecekan.

Perubahan DNS membutuhkan waktu untuk menyebar ke server di seluruh dunia.

Ikuti tahapan berikut.

#1. Tunggu propagasi DNS

Normalnya propagasi berlangsung mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam.

Dalam beberapa kondisi, prosesnya dapat memakan waktu sampai 24 jam tergantung registrar dan ISP yang digunakan.

#2. Kembali ke halaman Odoo

Buka kembali tab Odoo yang sebelumnya dibiarkan tetap terbuka.

Klik tombol:

Verify

atau

Verifikasi

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

#3. Pastikan konfigurasi berhasil

Jika semuanya sudah benar, akan muncul notifikasi:

DNS configuration looks good

atau

Konfigurasi DNS terlihat baik

Klik:

Saya konfirmasi, sudah selesai.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

#4. Tunggu proses SSL otomatis

Tahap terakhir adalah penerbitan SSL oleh Odoo.

Biasanya sertifikat akan aktif dalam beberapa jam hingga maksimal sekitar 24 jam.

Selama proses ini, website mungkin masih menampilkan peringatan keamanan atau belum bisa diakses melalui HTTPS. Kondisi tersebut masih normal selama SSL belum selesai diterbitkan.

Setelah SSL aktif, coba akses website menggunakan domain baru melalui browser.

Cara Custom & Mapping Domain Odoo

Jika halaman berhasil terbuka tanpa peringatan keamanan, berarti proses custom domain sudah selesai sepenuhnya.

Kenapa Kamu Perlu Custom dan Mapping Domain Odoo?

Kalau tujuanmu hanya agar alamat website terlihat lebih singkat, custom domain memang sudah cukup membantu. Namun sebenarnya manfaat mapping domain di Odoo jauh lebih besar daripada sekadar mengganti URL.

Berikut beberapa alasan yang sering luput diperhatikan.

SEO jadi lebih rapi

Tanpa mapping domain yang benar, Google bisa mengindeks dua alamat berbeda untuk website yang sama, misalnya:

  • namabisnis.odoo.com
  • www.namabisnis.com

Akibatnya, nilai SEO bisa terbagi ke dua URL sehingga performa pencarian menjadi kurang optimal.

Dengan melakukan mapping domain, Odoo akan mengenali domain milikmu sebagai alamat utama sehingga mesin pencari lebih mudah memahami URL mana yang harus ditampilkan di hasil pencarian.

Banyak pengguna mengira mapping domain hanya berfungsi mengganti alamat website.

Padahal Odoo juga menggunakan base URL untuk berbagai kebutuhan lain, seperti:

  • link portal pelanggan
  • invoice online
  • email notifikasi
  • halaman pembayaran
  • dokumen digital

Kalau domain tidak dikonfigurasi dengan benar, pelanggan bisa saja menerima tautan yang masih mengarah ke alamat bawaan odoo.com, bahkan berpotensi menghasilkan halaman yang tidak bisa diakses.

Wajib diperhatikan jika menggunakan multi website

Satu instalasi Odoo bisa digunakan untuk beberapa website sekaligus.

Misalnya:

  • website perusahaan
  • toko online
  • portal reseller
  • landing page produk

Pada kondisi seperti ini, setiap website sebaiknya memiliki domain yang dipetakan secara spesifik. Jika tidak, risiko seperti halaman Page Not Found, routing yang keliru, atau website membuka halaman yang salah akan lebih mudah terjadi.

Inilah salah satu penyebab yang cukup sering ditemui saat melakukan implementasi Odoo untuk bisnis yang memiliki lebih dari satu brand.

Branding bisnis terlihat jauh lebih profesional

Bayangkan kamu sedang mengunjungi toko online.

Mana yang lebih meyakinkan?

tokobagus.odoo.com

atau

www.tokobagus.com

Sebagian besar pelanggan tentu akan lebih percaya pada domain yang menggunakan identitas bisnis sendiri.

Selain meningkatkan kredibilitas, domain custom juga membuat bisnis terlihat lebih serius, mudah diingat, dan lebih konsisten dengan materi promosi maupun identitas merek.

Menjadi fondasi konfigurasi DNS lainnya

Saat mapping domain, kamu juga mulai mengenal pengelolaan DNS seperti:

  • CNAME
  • A Record
  • MX Record
  • TXT Record

Konfigurasi DNS yang benar akan mempermudah penerapan berbagai layanan lain di kemudian hari, mulai dari email bisnis, verifikasi domain, sertifikat SSL, hingga pengiriman email transaksional yang lebih andal.

Karena itu, mapping domain bukan sekadar langkah teknis, melainkan fondasi penting agar seluruh layanan berbasis domain dapat berjalan dengan optimal.

Kesimpulan

Melakukan cara custom dan mapping domain Odoo bukan hanya membuat alamat website menjadi lebih menarik, tetapi juga membantu meningkatkan branding, menjaga kualitas SEO, memastikan portal pelanggan bekerja dengan benar, serta mendukung konfigurasi DNS yang lebih optimal.

Secara garis besar, prosesnya terdiri dari tiga tahap utama, yaitu mengatur domain di dashboard Odoo, menambahkan CNAME melalui DNS Management di Member Area IDwebhost, lalu melakukan verifikasi hingga SSL aktif. Jika setiap langkah dilakukan dengan benar, website Odoo milikmu akan dapat diakses menggunakan domain sendiri secara aman melalui HTTPS.

Kalau selama proses konfigurasi kamu menemui kendala, seperti propagasi DNS yang tidak kunjung selesai, domain gagal diverifikasi, atau SSL belum aktif setelah waktu yang wajar, jangan ragu menghubungi Tim Teknis IDwebhost

Tim support siap membantu mengecek konfigurasi DNS maupun proses mapping domain agar website Odoo bisa online dengan lancar.